Saturday, February 2, 2013

Dewasa

semakin dewasa semakin lebih banyak menemukan manusia munafik dan naif.
manusia yang egois, yang hanya memikirkan kepentingan pribadinya
semakin menyadari juga bahwa diri ini larut terbawa dalam arus kemunafikan dan keegoisan manusia-manusia yang pasti semuanya mempunyai sisi busuk dihatinya
READ MORE - Dewasa

Wednesday, January 9, 2013

Anak Kucing Menjadi Monyet

bingung sebenernya sama diri sendiri
rasanya sedih banget
mungkin karena ini sudah menumpuk dari 2 tahun yang lalu mungkin kali ya
tapi baru kerasa sekarang, rasanya seperti bener-bener sakit sekali
pernah bertanya dengan beberapa rekan, jika kalian diperlakukan seperti ini bagaimana respon kalian? dan jawabannya terakhirnya adalah, saya terlalu bodoh!

ehm bodoh?
mungkin mereka bilang ini bodoh
tapi saya tidak merasa selama ini
sampai akhirnya setelah diurutkan kebelakang dan mengingat kembali kejadian yang lampau...


pada awal memasukkan dia sebagai menjadi bagian keluargaku, banyak teman-teman yang masih mempertanyakan keberadaannya dan meyakinkan kembali apakah pantas untuk dia masuk menjadi bagian kita? sedang menurut temannya saja dia seperti ini dan itu? sempat pula keluarga disebelah bertanya mengenai dia, menurut tes psikotes yang diberikan dan beberapa tahapan yang sudah dilalui sih dia tidak terlalu direkomendasikan untuk dimasukkan menjadi seorang keluarga?
kala itu hanya terpikirkan satu, betapa kasihannya dia..
kenapa sampai dilempar sana sini? sampai seburuk itukah dia sampai tidak bisa dimasukkan menjadi keluarga dan belajar menjadi lebih baik?
seperti melihat kucing kecil kurus tidak berdaya di tengah jalan tidak tahu jalan
mungkin kala itu saya melihatnya seperti itu
akhirnya dengan bodohnya saya berpikir, kenapa tidak kita memberikan kesempatan kepada dia untuk menjadi keluarga kita, toh selama ini yang saya lihat dia baik-baik saja dan hai kenapa harus membatasi dia untuk belajar..

dengan mati-matian mencoba mempertahankan dia, mencoba memberi penjelasan, kenapa tidak dicoba, toh saya melihat ada beberapa hal yang positif yang didapat dari dia. yaaa... akhirnya pun teman-temanku memberikan kesempatan untuk si anak kucing satu itu, ya mari kita coba sajalah..

selang berlalu, akhirnya terkumpullah keluargaku yang baru, adik-adik imut yang menurutku sangat polos. ingin rasanya mengubah mereka menjadi seorang yang hebat, yang tidak diremehkan oleh orang lain dan masih dipertanyakan ketika ingin memasukkannya menjadi keluarga. dengan berbagai cara akhirnya memasukkan mereka ke bagian penting dan berkontribusi. mati-matian temen masih mengganggap remeh mati-matian pula membela mereka bisa menjadi hebat. please jangan meremehkan orang, setiap orang pasti bisa jadi orang hebat, asal diberi kesempatan..

kadang kala para kaka-kaka di keluargaku ini pernah menggosipkan adik-adiknya di suatu perkumpulan hangat, tidak terlepas pula dari bahasan para adek-adekku yang bermasalah. apalagi si anak kucing ini, beuh gunjingan demi gunjingan disampaikan oleh temen-temen di keluarga ini. sedih rasanya denger gunjingan dari temen sendiri, walaupun bukan saya yang di gunjingkan, tapi ya mbok sekali lagi jangan remehkan dan kecilkan orang lain, tatap diri kita sendiri. memang kita sudah seberapa hebatnya sih?

hal sama pun terjadi dengan keluarga tetangga yang mengeluhkan ternyata memang si anak kucing yang tidak direkomendasikan menjadi bagian keluarga karena sikap dan sifatnya yang tidak professionalitas, bahkan teman-teman si anak kucing ini saja sampai jarang bahkan cenderung sedikit memberikan tanggapan positif kepadanya. kenapa bisa? sampai ingin menangis rasanya. apa dia seburuk itukah? kenapa saya belum menemukan sisi kejelekannya? itu yang saya rasakan dan masih jadi pertanyaan sampai saat itu

akhirnya keluarga ini harus terpisah karena suatu alasan strukturial, dan muncullah keluarga baru. si anak kucing ini masih dipertanyakan keberadaannya. walaupun tanggapan negatif yang lain mengenai tentang si anak kucing ini tidak terlalu sehebat pertama kali, dan bisa diterima keberadaannya ya walaupun dengan masih ya seperti itulah. ada anggapan si anak kucing ini tidak bisa dipertahankan lagi, tapi dengan sekali lagi, berasaskan rasa percaya bahwa dia bisa berubah mencoba memberi pengertian kepada adik-adikku untuk bisa menerima dia lagi di dalam keluarga yang baru. yaaa, saya pikir pasti bisa berubah, setahun kemarin saja sudah mulai terlihat berubah ke arah yang baik, kalo dikasih kesempatan setahun lagi pasti bisa lebih baik bukan. yaaaa saya percaya..

si anak kucing ini sering sekali berbagi cerita mengenai mimpinya mengenai ingin ikut perlombaan, ingin bisa keluar negeri. sebagai kaka yang ingin mencoba membantu adiknya, akhirnya saya membantu juga. saya ikutkan si anak kucing ini ke dalam proyek yang saya lakukan, saya bantu si anak kucing untuk bisa mewujudkan mimpi yang pernah dia ceritakan. dengan dalih, si anak kucing ini mau berusaha ko, kenapa tidak dibantu saja bukan.

selang berganti hari, si anak kucing ini pun mungkin merasa dirinya sudah terlalu besar atau apapun saya juga entah tidak mengerti. yang saya rasakan, kenapa si anak kucing ini mulai tidak sopan terhadap saya. mungkin ini rasa sentimentil saya ya, tapi makin kesini si anak kucing ini bener-bener bikin 'mangkel hati'. rasanya sudah tidak ada penghormatan sama skali. bukan ingin saya dihormati, tapi ya rasanya kecewa aja gitu sama sikapnya. ehm gimana ya ngejelasinnya juga bingung.

yang saya rasakan, si anak kucing ini berubah menjadi angkuh, sombong, tidak tau diri, kerja tidak becus, dan sentimentil sekali serta sikap dan ucapannya yang sangatlah tidak bagus sekali. ucapan yang dijabarkan pun selayaknya tidak pantas sekali diucapkan dari adik ke kakak bahkan kalo dia mengganggap saya sebagai teman juga tidak pantas untuk diucapkan.

berusaha untuk bersikap asertif baik secara implisit atau terang-terangan berusaha menasihati dan meluruskan. sekali lagi, si anak kucing sudah BESAR tampaknya.



rasa mangkel saya pun saya ceritakan kepada teman-teman saya, banyak yang bilang kenapa kamu baru sadar setelah dua tahun kamu sering diperlakukan seperti itu? ada yang bilang jika aku di posisi kamu aku akan menangis dan sakit hati sekali. banyak yang menganjurkan untuk menjauhi si anak kucing itu saja, ngapain ngurusin yang ga penting. yaa banyak ucapan negatif teman-teman saya tentang si anak kucing ini yang sudah tidak saya sanggah lagi. yaaa memang seperti itulah adanya.



perasaan ini mungkin tidak bisa dijabarkan hanya dengan satu postingan saja.
setelah beberapa kali bercerita dengan yang lain, satu kesimpulan, saya bodoh dan saya harus merubah sikap bodoh saya yang sok peduli dan sok kasihan terhadap yang lain. atau harus berpikir ulang lagi harus bersikap bodoh ke siapa dulu, hahaha.


terimakasih untuk semua teman yang sudah mau meluangkan waktunya untuk mendengarkan keluhan saya, menampar sadarkan saya, berusaha mengajarkan, menyemangati hal yang sebenernya bukan untuk dipikirkan.






Pesan:
Jangan pernah merasa besar, jangan pernah mengecilkan yang lain, kita hanya manusia ko :)
READ MORE - Anak Kucing Menjadi Monyet

Wednesday, October 31, 2012

Semoga Tidak Kamu Lagi - Z.H

dikelas lagi gak kondusif banget kayanya, banyak banget yang sedang patah hati, mungkin ini lagi musimnya, dari lagu sampai omongan bahkan saduran quote dari pak MT juga jadi andalan buat pembicaraan sehari-hari, emm, buat kamu yang lagi galau... berhentilah kawan...



ada rasa sedih saat melihatmu bahagia
bukan karena aku tidak ingin kamu bahagia
melainkan karena bukan aku yang membahagiakanmu

itu menyakitkan
seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar

mungkin ini waktu untuk aku terpuruk
supaya aku dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan
sehingga doa dapat melahirkan semangat dan kemudian buatku bangkit

namun ketahuilah

sebelum aku sudah tak lagi mencintaimu
ini darahku mengalir
membawa bayang-bayangmu
mengelilingi tubuhku
dan jantungku berdenting
demi kau menari-nari di pikiranku

ada satu hal yang sampai hari ini masih membuat aku bangga menjadi aku
yaitu
karena aku mampu terima kamu apa adanya

aku meminta ampun kepada Tuhan 
sebab aku pernah berharap kalau suatu saat
ketika angin menghempasku hilang dari daya ingatmu
aku ingin tak pernah lagi menginjak bumi
sebab hidup jadi terasa bagaikan dinding yang dingin

aku yang harus menjadi paku
kamu yang bagai lukisan
dan cinta itu palunya
memukul aku
memukul aku
dan memukul aku
sampai aku benar-benar menancap kuat

pada akhirnya
semoga
tidak kamu lagi yang aku lihat
sebagai satu-satunya cahaya di dalam pejamku
sebelum pulas


semoga tidak kamu lagi
....
READ MORE - Semoga Tidak Kamu Lagi - Z.H

Saturday, October 20, 2012

Bodoh itu...

D: Dasar kamu, bodoh banget sih ta... - kata dia, sambil membantu setelah saya sudah berulang kali bertingkah ceroboh dan membuat onar di tempat ramai
A: Huuuu... Gapapa bodoh, yang penting masih ada orang paling bodoh yang masih mau sayang sama orang bodoh, nanananana~ -balas saya tidak terima dibilang gitu, merasa menang, yeay
D: Aku emang bodoh, tapi aku akan jadi orang paling bodoh sedunia kalau aku ngebiarin si bodoh ini dapat orang bodoh lainnya, cuma aku orang yang boleh jadi orang yang paling bodoh buat ngejaga si bodoh ini - senyum maut
A: ......... - diem menunduk muka memerah
D: (tersenyum menang)
lalu kita pergi






bodoh memang bodoh
bodoh adalah antara aku dan kamu
ya, bodoh adalah kita
bahkan angin pun berbisik bahwa kita itu bodoh

yaaa mau gimana lagi, kita memang bodoh :")
READ MORE - Bodoh itu...

Friday, October 19, 2012

I don't know how I can ever thank you

alhamdulillah, akhirnya sudah selesai juga pendadarannya :D
sekarang tinggal revisi :)

begitu kaget ketika keluar, radar ini langsung menemukan sosok kamu
kamu ada di sudut sana tersenyum renyah membawa kresek hitam, entah apa isinya
walaupun aku tau kamu akan ke Jogja dari pernyataan polos mama yang secara tidak sadar memberitahu
tapi aku tidak habis pikir kalau kamu akan senekat itu, datang dan menunggu aku sampai selesai pendadaran
aku kira kamu akan datang siang harinya, memberi aku makan sebanyak aku mau karena janji penyemangat kamu kemarin

mendengar cerita dari pak satpam, mas yuli, dinda, suis, bara, anes, dan yang lainnya membuatku terenyuh senyum malu ketika mendengar itu semua
betapa sulitnya kamu menemukan aku
betapa besar perjuangan kamu

aku loh ini?
aku yang hanya seperti ini
terlalu berlebihan mendapatkan ini semua
mendapatkan kamu
beruntung adalah memiliki kamu :)


selalu perut ini penuh bunga-bunga kecil karena kamu



terimakasih sudah menjadi yang terbaik, ini terlalu berlebihan

aku tidak tau apa yang sedang kau rencanakan lagi
tapi aku akan menunggu dengan sangat tidak sabar
apa yang akan kamu lakukan
READ MORE - I don't know how I can ever thank you