Wednesday, October 19, 2011

Hujan Yang Dinantikan


alhamdulillah setelah beberapa bulan
setelah dia malu-malu mengintip dari kejauhan
akhirnya nampak juga

suaranya 

gemericik yang kurindukan

baunya

bau tanah yang khas


aaah~
senangnya mendengar para kodok berdendang ria
melihat anak kecil berlarian menari bersamamu
daun-daun pun bergoyang
melambaikan tangannya
semua ikut larut

bersuka cita menyambut dirimu


tanahku yang kering pun kau basahi
dengan suka cita kami bersorak
hujan yang kami rindukan
benar-benar hujan yang dinantikan






hai hujan..
jangan malu-malu untuk bertatapan dengan kami
karena kami sangat mencintaimu

yogyakarta

No comments:

Post a Comment