alhamdulillah setelah beberapa bulan
setelah dia malu-malu mengintip dari kejauhan
akhirnya nampak juga
suaranya
gemericik yang kurindukan
baunya
bau tanah yang khas
aaah~
senangnya mendengar para kodok berdendang ria
melihat anak kecil berlarian menari bersamamu
daun-daun pun bergoyang
melambaikan tangannya
semua ikut larut
bersuka cita menyambut dirimu
tanahku yang kering pun kau basahi
dengan suka cita kami bersorak
hujan yang kami rindukan
benar-benar hujan yang dinantikan
hai hujan..
jangan malu-malu untuk bertatapan dengan kami
karena kami sangat mencintaimu
yogyakarta

No comments:
Post a Comment