baru kali pertama pergi jauh jauh sekali tanpa orang tua atau keluarga =,= haha
*manja
waktu itu setelah menukarkan rupiah ke dollar akhirnya saya pergi ke bandara, karena takut ketinggalan papa menyarankan untuk berangkat lebih awal - 2 jam sebelum berangkat, tapi karena Ririh sms bahwa dia sendirian di bandara yang membuat saya akhirnya berniat datang lebih awal lagi, sekitar 3 jam - alasannya satu, agar temen saya yang dari solo itu ada temennya, takut kenapa-kenapa - apadeh!
sampe - check in - bagasi - beli makan minum - imigrasi - ruang tunggu - jamuran sambil nunggu di bandara - ngobrol dan bercanda ga jelas - nyampah di bandara =,=
akhirnya teman-teman datang juga, haha
disana suasana masih agak sedikit kaku, ada additional peserta waktu itu yang tiba-tiba menguntit duduk anteng kaki tertutup tanpa memperkenalkan nama, entah siapa dia, akhirnya setelah diberi tahu bahwa dia itu wahyu manggala yang selanjutnya dinamakan Babon Angga, hahaha
setelah nunggu sekian detik, akhirnya boarding pun tiba
masuk ke pesawat - kabin - duduk - tengok kanan, bapak ibu sipit - tengok kiri mbake cantik berkulit putih memakai hot pans kaki diatas - tengok belakang, ada kukut lagi memanggut tangannya bosan sepertinya, aan di seberang belakang bangku saya, sebelahnya kosong belum berpenghuni, ingin sekali disana biar ada temen ngobrol, tapi urung, nanti saja - baca - 10 menit kemudian tertidur - sampai pesawat sudah diatas baru saya bangun (haha) - terus tengok belakang lagi ternyata bangku disamping aan masih kosong, yaudah deh saya pindah dan alhasil ngobrol ngolor ngidul sama aan sampe ngomongin masalah masa depan (haha, geli rasanya) - makan - ngobrol lagi - sampe juga akhirnyaaaaa~
welcome Ho Chi Minh :*
setelah semua bagasi terambil
sebelum masuk bis
sampailah pada hotel kami, pembagian kamarpun terjadi, saya dan ririh langsung merapat agar kami bisa sekamar, dan finally kami dapat kamar "149" disebelah kamar kami ada Danti, Dewi (150) dan Putri, Aretha (147) Karin, Gaya, Adel, Novi (115) dan cowo-cowo yang tak saya urusin nomernya berapa.. bismillah :)
setelah menaruh tas kami di kamar, menyalakan tivi, lalu kami pergi mencari makan di Lotteria - tempat yang mungkin menjadi tempat yang akan banyak merekam banyak momen indah kami disana :)
di perjalanan ke lotteria, Novi - yang dulu kami judge pendiam, penurut dan tak banyak omong berubah seketika menjadi agak liar tak terkendalikan =,= dia sempat hilang beberapa saat di bandara, dan tiba-tiba dia mulai terlihat sangat aneh, haha, itulah awal mula dia menjadi aneh, entah apa yang merasukinya =,= haha
setelah makan seadanya di lotteria akhirnya kami tertidur dan bermimpi, semoga hari esok akan indah :)


No comments:
Post a Comment